CATAT MATERI BERIKUT
Elektronika Dasar adalah ilmu yang mempelajari dasar-dasar elektronika seperti komponen dan teori dasar elektronika. Beberapa komponen dasar yang dipelajari diantaranya adalah resistor, kapasitor, induktor, dioda, transistor dan IC. Selain itu, pada elektronika dasar juga dipelajari tentang teori atom, tegangan listrik, arus listrik dan hambatan. Dan untuk persiapan praktek, kita bisa belajar cara menggunakan tools elektronika dasar seperti solder, multimeter, obeng, dan lainnya.
Contoh peralatan elektronika yang umum dipakai dalam kehidupan sehari-hari seperti Televisi, Komputer, Laptop, Handphone dan lain-lain. Peralatan elektronika tersebut dibuat dengan merangkai beberapa jenis komponen sehingga bisa berfungsi dengan baik. Nah, pada pelajaran elektronika dasar ini akan dibahas tentang komponen-komponen dasar tersebut beserta teori-teori dasar pendukungnya.
Komponen Elektronika Dasar
Materi elektronika dasar yang pertama adalah pengenalan komponen. Ada beberapa komponen elektronika dasar yang sering dijumpai dalam praktek seperti resistor, kapasitor, induktor, dioda, led, transistor dan IC.
Dengan pengetahuan yang baik tentang komponen dasar nantinya akan lebih mudah dalam perancangan, analisa dan troubleshooting rangkaian. Berikut ini pembahasan satu per satu tentang komponen dasar elektronika beserta simbol dan fungsinya.
Resistor
Resistor adalah komponen yang bersifat menahan arus dan dibuat berdasarkan hukum ohm. Istilah resistor berasal dari bahasa inggris yang berarti tahanan atau hambatan. Komponen ini berfungsi menghambat arus yang mengalir dalam suatu rangkaian elektronika tertutup.
Kemampuan resistor dalam menghambat aliran arus listrik disebut dengan resistansi yang dinyatakan dalam satuan Ohm (Ω). Besarnya nilai resistansi suatu resistor disimbolkan dengan petunjuk gelang warna sejumlah 4 atau 5 yang dicetak pada bodi resistor.
Jenis-jenis Resistor diantaranya adalah :
- Resistor tetap yang mempunyai tertentu.
- Resistor variabel yang nilainya bisa ubah-ubah, biasa disebut dengan Potensiometer.
- Thermistor, yaitu resistor yang nilainya berubah karena pengaruh suhu. Ada dua macam yaitu PTC (Positive Temperature Coefficient) dan NTC (Negative Temperature Coefficient)
- Light Dependent Resistor (LDR) adalah Resistor peka cahaya yang nilainya berubah sesuai intensitas cahaya yang mengenainya.
Kapasitor
Kapasitor adalah komponen yang bersifat menyimpan tegangan dalam bentuk muatan listrik. Kapasitor disebut juga dengan kondensator. Komponen ini mampu menyimpan dan melepaskan muatan listrik.
Nilai kapasitor dinyatakan dalam satuan Farad. Nilai kapasitansi ini menunjukkan kemampuan kapasitor dalam menyimpan muatan listrik. Insital Farad diambil dari nama penemu kapasitor, Michael Faraday, seorang ilmuan asal inggris.
Jenis-jenis Kapasitor diantaranya adalah :
- Kapasitor tetap tidak ber-polaritas seperti Kapasitor Keramik, Kapasitor Polyster, Kapasitor Kertas dan Kapasitor Mika, dan
- Kapasitor tetap ber-polaritas seperti Kapasitor Elektrolit (ELCO) dan Kapasitor Tantalum
- Kapasitor yang nilainya dapat diubah seperti Varco dan Trimmer Capacitor.
Induktor
Induktor adalah komponen elektronika pasif yang dibuat dari lilitan kawat yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Induktor disebut juga dengan reaktor.
dsb
Komentar
Posting Komentar